Obama Dorong Facebook Taklukkan Friendster di Indonesia
Di Indonesia, akhirnya layanan jejaring sosial Friendster berhasil dipaksa bertekuk lutut di hadapan kedigdayaan Facebook. Data grafis dari google trends di bawah ini bisa menggambarkan lebih jelas:

[facebook vs friendster di Indonesia]
Adapun menurut Alexa.com, untuk trafik dari Indonesia, Facebook menempati posisi 3 dan Friendster di posisi 5. Sedangkan jumlah pengguna Facebook di Indonesia, diperkirakan mencapai lebih dari 1,4 juta orang per 6 Maret 2009, berdasarkan AllFacebook.com.

[jumlah pengguna facebook di Indonesia]
Komposisi gender dan mayoritas usia pengguna Facebook di Indonesia adalah sebagai berikut:

[komposisi gender pengguna facebook di Indonesia]

[mayoritas usia pengguna facebook di Indonesia]
Mengapa Facebook bisa sedemikian menguasai ranah layanan jejaring sosial di Indonesia? Menurut saya, beberapa faktor saling menguatkan satu dengan yang lainnya, yang membedakan dirinya dengan Friendster. Bukan berarti Friendster tidak punya faktor tersebut, tetapi bisa saja karena datangnya belakangan ketimbang Facebook, tidak akrab di penggunanya, tidak mudah/fungsional atau hal lainnya. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:
- pilihan layanan berbahasa Indonesia
- mobile version (khusus pakai browser ponsel, seperti opera mini)
- aplikasi mandiri (aplikasi ringan untuk diinstal di smartphone, blackberry, dll)
- faktor demografi-psikografi penggunanya (friendster=highschool/abg vs facebook=mahasiswa/eksekutif ?)
- disain Facebook yang lebih “rapi” dan “bersih” (cenderung “plain”) ketimbang Friendster yang “meriah”
- tren Friendster mulai tergantikan oleh Facebook (?)
- tingginya intensitas pemberitaan kampanye Barrack Obama yang menggunakan Facebook dengan 5,8 juta supporter (kalau dilihat di situs resmi Obama, tampaknya Obama tidak menggunakan Friendster? lalu akun friendster ini milik siapa ya?)

[no friendster for Mr Obama?]
Anda setuju dengan sejumlah faktor di atas? Atau Anda punya pendapat lain? Silakan berbagi bersama….
-
-dbu-
Filed under: ICT & e-Business, Lecturing
donnybu's GPS tracked






Hahaha… artikel ini pas banget karena kebetulan saya mendengar sebuah siaran di radio swasta Bandung kemarin yang memberikan survey kecil-kecilan ke pendengarnya tentang: “Mana yang lebih lo pilih, Facebook atau Friendster?”
Hasilnya cocok banget dengan artikel ini, yaitu:
FS = ABG/anak SMA ke bawah
FB = Mahasiswa/Pekerja
menurut saya kelebihan facebook ini yang paling mendasar adalah mereka orang-orang facebook benar-benar *user oriented* walau dengan “pengorbanan” ribuan mesin server demi terciptanya kelanggengan lancarnya platform facebook ini, soal user oriented yang saya maksud tadi ini juga termasuk dengan friendster itu mati gaya, sedang facebook bagusnya punya konsep jelas, walau tidak dapat saya pungkiri, saya termasuk pembenci facebook dibanyak faktor, sebagian ada di http://www.youtube.com/watch?v=PVA047JAQsk sekaligus facebook punya desain platform (catet ini bukan desain grafis ya, ini desain platform) yang jelek dengan marketing yang sukses
Salah satu kelebihan yang ditawarkan facebook dibanding friendster adalah fasilitas jalinan pertemanan. Dimana melalui facebook kita dapat lebih mudah untuk menemukan teman, mencari teman, sampai dengan mengajak teman bergabung ke profile kita.
Di samping itu, di facebook pun ada lebih banyak aplikasi yang sifatnya simple tapi menarik, dibandignkan dengan friendster.
Bagi saya banyak juga faktor ikut ikutan, artinya banyak diantara netter yang terpaksa menggunakan FB akibat ‘dipaksa’ oleh temannya. Maka tidak heran banyak akun FB yang statusnya dorman atau pasif (tidak pernah diupdate).
saya kira karena kemudahnnya dalam mencari teman atau membuat jaringan membuat orang suka untuk membuat akun FB. Walaupun mungkin ada juga yang cuma ikut2an.
Fasilitas wall to wall yang membuat mudah berkomunikasi menjadi hal yang menarik bagi pemilik akun.
setuju mas……
cuma saya jg pernah dengar ada yg bilang FB bisa melesat menyalip FS gara 2 gengsi-nya beda dengan FS…?
ada lg yg bilang krn lbh sulit di operasikan membuat orang lbh tertantang memakai FB ketimbang menggunakan FS…?
Nice Share, Thanks
namanya juga tren. gantian donk manggungnya. entar juga bakalan ada yang ngalahin fb
setuju lah mang facebook lebih sip
Ah pusinglah mikirin pesbuk, aku lg mikirin beras yg gaada lg drmh, ada yg mau beli komputerku, aku btuh duit ni…
beda jaman beda tren. Beda tipis ma politik. Ibarat demokrat ma golkar. Sanes kitu mang komon? Teuing ah!
[...] menulis bahwa fesbuker (istilah untuk pengguna facebook) di Indonesia “baru” mencapai sekitar 1,5 juta orang, maka per akhir April 2009 ini telah mencapai lebih dari 3 juta orang [...]
[...] menulis bahwa fesbuker (istilah untuk pengguna facebook) di Indonesia “baru” mencapai sekitar 1,5 juta orang, maka per akhir April 2009 ini telah mencapai lebih dari 3 juta orang (menurut [...]
pengn bgt ikutn tp g’ tw gmn cry?………………
assalam …
dugh ..
dah enggag 2-2nya tuuuch ..
salam kenal,
-hafi-
Pesbuk, menasbihkan budaya narsis…
———-Friendster bersimpuh dikaki Facebook——-
Halah,,,paceboek ja d permaslahin,,
Paceboek tu tmpt berkumpul alay,,,
Dan tempat dmana org paling narsis d dunia maya ene
What a disguising social network..
Dolo ep es smpe tukang bca punya,,
Skarang ep es diganti paceboek,,,
Dasar alay!!
[...] Dorong Facebook Taklukkan Friendster di Indonesia Posted on 9 March 2009 by [...]
[...] sempat menulis bahwa fesbuker (istilah untuk pengguna facebook) di Indonesia “baru” mencapai sekitar 1,5 juta orang, maka per akhir April 2009 ini telah mencapai lebih dari 3 juta orang [...]
[...] sempat menulis bahwa fesbuker (istilah untuk pengguna facebook) di Indonesia “baru” mencapai sekitar 1,5 juta orang, maka per akhir April 2009 ini telah mencapai lebih dari 3 juta orang [...]
apa hubungannya sama obama?ga ada deh.emg lg tren aj.bentar lg jg org2 pd bosen
Friendsternya Indonesia, Klik : http://www.kombes.com
[...] sempat menulis bahwa fesbuker (istilah untuk pengguna facebook) di Indonesia “baru” mencapai sekitar 1,5 juta orang, maka per akhir April 2009 ini telah mencapai lebih dari 3 juta orang [...]